Ini Dia! 5 Prospek pekerjaan bagi lulusan kesehatan masyarakat dan gaji mereka

https://bokeh.shop – Ini dia! 5 Prospek pekerjaan untuk lulusan kesehatan masyarakat dan gaji mereka

5 Prospek pekerjaan bagi lulusan kesehatan masyarakat dan gaji mereka. Kesehatan masyarakat, seperti kesehatan masyarakat, adalah jurusan sarjana dengan banyak peluang karir yang terbuka di masa depan. Permintaan tenaga kerja di bidang ini tidak hanya dibutuhkan di kota-kota besar dan metropolitan, tetapi juga di daerah lain.

Berbicara tentang kesehatan masyarakat dan bayarannya, jurusan ini, yang termasuk dalam keluarga ilmiah, memiliki kemungkinan besar. Bidang kesehatan masyarakat sangat dibutuhkan dalam kaitannya dengan kesehatan dan kesadaran kesehatan masyarakat. Selain itu, pemerintah juga sangat mementingkan pertumbuhan dan peningkatan kesehatan, yang tentunya membawa manfaat bagi lulusan yang berspesialisasi dalam kesehatan masyarakat.

Prospek Pekerjaan dan Gaji Kesehatan Masyarakat

Lulusan kesehatan masyarakat dibutuhkan di berbagai bidang, mulai dari pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, klinik dan laboratorium; Dinas Kesehatan; perusahaan swasta; di instansi pemerintah.

Berikut adalah pekerjaan dan gaji walikota kesehatan masyarakat.

1. Administrator kesehatan

Sebagai manajer perawatan medis, Chief Medical Officer bertanggung jawab atas kebijakan, fasilitas, layanan, termasuk operasi dalam organisasi agar berfungsi sesuai kebutuhan. Tidak seperti dokter, manajer layanan kesehatan tidak berinteraksi langsung dengan pasien. Pekerjaannya terutama manajemen pelayanan, perizinan dan pelaksanaan program.

Gaji untuk tingkat staf ini bervariasi menurut tempat kerja. Penyedia layanan kesehatan berpenghasilan rata-rata Rp 48 juta per tahun.

2. Pakar kesehatan dan keselamatan

Spesialis kesehatan dan keselamatan kerja (K3) adalah pekerja teknis dengan keterampilan manajemen khusus di perusahaan kesehatan dan keselamatan kerja.

Selain itu, profesional K3 juga berperan dalam mengevaluasi kebijakan dan program keselamatan dan mengidentifikasi potensi atau bahaya yang akan segera terjadi.

Hampir semua perusahaan, terutama yang bergerak di bidang konstruksi atau proyek, membutuhkan tenaga ahli K3. Gaji yang diperoleh tenaga ahli K3 di tingkat resmi hampir Rp. 120 crore per tahun dan bisa lebih tinggi untuk tingkat manajemen.

3. Promotor kesehatan

Prospek pekerjaan kesehatan masyarakat yang tersedia secara luas meningkatkan kesehatan serta meningkatkan kesehatan.

Advokat kesehatan bertanggung jawab untuk mendidik dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan fisik dan mental mereka.

Gaji seorang promotor kesehatan lumayan, mulai dari Rp 36 juta per tahun atau lebih tergantung perusahaan atau instansi tempatnya bekerja.

4. Ahli gizi

Tidak seperti ahli gizi yang memberikan rekomendasi berdasarkan status kesehatan pasien, ahli gizi membantu orang memberikan saran dan layanan terkait kualitas kepada masyarakat. Ahli gizi dapat membuka praktek sendiri atau bekerja di fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, klinik, atau puskesmas.

Gaji ahli gizi baru berkisar antara Rp 30-55 juta per tahun dan kemungkinan akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya pengalaman dan lama kerja.

5. Ahli Epidemiologi

Di masa pandemi seperti sekarang ini, kita membutuhkan tenaga profesional yang memahami pencegahan dan pengendalian penyakit, termasuk wabah. Ini adalah tugas ahli epidemiologi untuk mempelajari faktor-faktor penyebab yang terkait dengan edema. Biro Statistik Tenaga Kerja memperkirakan bahwa profesi ini akan terus tumbuh hingga tahun 2026, menurut Manajemen Perawatan Kesehatan.

Ahli epidemiologi mengawasi analisis data, melakukan penelitian kesehatan, dan membuat rekomendasi. Tidak hanya itu, mereka juga menawarkan solusi berbasis informasi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Dalam hal gaji rata-rata, ahli epidemiologi mendapatkan lebih dari Rp. 120 juta per tahun, mengutip SalaryExpert.

Leave a Reply

Your email address will not be published.